Anda mulai jenuh dengan kehidupan anda yang tidak pernah
menjauh dari rumah dan kantor??? Hhhmmm... perasaan yang sama menghampiri saya
beberapa waktu yang lalu, setelah melakukan pekerjaan rutin di hari senin
hingga Jum’at, di sambut oleh pekerjaan “cari muka” alias jepret menjepret para
atlit Volly di akhir minggu selama 3 bulan, disaat selesai di bulan maret saya
langsung membuat planning untuk travelling yang dimulai dari Bali pada
pertengahan Maret.
Tak lama sepulang dari Bali salah seorang teman menawarkan
kepada saya untuk menemaninya berlibur ke salah satu pulau dimana pada tahun
lalu saya sudah berniat ke sana, namun karena keterbatasan waktu dan banyaknya
pekerjaan niat pun diurungkan.Tempat itu bernama;
Kepulauan Derawan
Berangkat dari Jakarta menuju
Kalimantan sepulang bekerja di Kamis sore, saya berniat bermalam di Balikpapan
agar esok pagi dapat berangkat dengan tenang tanpa terburu-buru dan bisa
menikmati kembali kota Balikpapan beserta pantainya pada pagi hari, ini bukan
pertama kalinya saya ke sini, ada beberapa destinasi yang menarik dikota ini
dan sekitarnya... hhhmmm tapi akan saya bahas dilain sesi.
Okey, back to topic, setelah berpusing-pusing di kota
Balikpapan, arah laju kendaraan pun berubah ke arah Bandara Sepinggan, ya bersiap terbang menuju Berau.
Sekitar 45 menit mengarungi
langit Kalimantan, sampailah saya di Bandara Kalimarau Berau, awalnya saya membayangkan
Bandara kecil ditengah hutan belantara kalimantan, tapi ternyata bayangan saya saat
di udara salah besar, mungkin karena keindahan Pulau Derawan sudah mulai
mendunia pemerintah setempat merenovasi Bandara Kalimarau menjadi jauh lebih
bagus dan terawat.
Sesampainya di Berau,
perjalanan belum berakhir saya harus melewati jalan darat membelah hutan
Kalimantan menuju Pelabuhan Tanjung Batu, beruntung sekali sepanjang perjalanan cuaca sangat cerah jadi saya bisa menikmati rimbunnya hutan Kalimantan walau sesekali saya melihat hutan gundul baik bekas penebangan ataupun penambangan batubara, berselang kurang lebih 2 jam, kamipun sampai dipelabuhan Tanjung Batu dan menyeberang menuju Derawan kira-kira 30 menit lamanya dengan kapal penduduk
yang memang disewakan untuk menyeberang.
Pelabuhan Tanjung Batu
Hamka, Guide kami selama di Derawan
30 menit sudah mengarungi lautan,
akhirnya sampailah di tempat yang dituju, sebuah tempat yang luar biasa indahnya, saya menyebutnya Surga di Ujung Kalimantan... Pulau Derawan.
Derawan Island
Rumah Penduduk
Gerbang Masuk Ke Derawan
Dermaga Derawan
Kapal-kapal yang siap mengantar ke Pulau Sekitar
Sunset
Salah satu cottage yang disewakan kepada pengunjung
Mata pencaharian sebagian besar penduduk setempat adalah nelayan
Lion Fish
Kerumunan ikan-ikan kecil disekitar pantai
Saya kurang tau nama ikan ini, tapi disaat mereka datang ikan-ikan kecil diatas langsung bubar
Penyu akan selalu menyapa anda setiap paginya
Video
Salam,
Harry Fitra
Notes :
Notes :
- Di kepulauan Derawan banyak tersedia penginapan-penginapan yang bisa disewakan, baik rumah-rumah penduduk ataupun cottage tergantung dana yang anda punya.
- Terdapat juga Trip Organizer yang menyediakan perjalanan ke Kepulauan Derawan salahsatunya Borneo ID Tours & Travel.
- Contact Borneo ID : Figih Januriansyah (+62 823 366 101 51 & +62 878 122 281 00) atau Pin BB : 25FD027C
All Photos by : blaxxx photology - hf


















