Saturday, March 12, 2016

SURGA ITU BERNAMA RAJA AMPAT (Episode 2 - Misool Chapter 1)

MISOOL

Misool… mungkin nama ini terdengar asing bagi anda, kali ini saya akan membahas tentang tempat yang menurut saya salah satu tempat yang sangat Indah diantara tempat-tempat traveling yang pernah saya kunjungi,  nah pada artikel kali ini saya akan mengulas tentang keindahan serpihan surga tersimpan yang pernah saya temui ini.


Sebelum masuk ke pembahasan, baiknya saya menyinggung sedikit tentang Desa tempat kami menginap, setelah berlayar sekitar hampir 6 jam saya dan beberapa teman sampai di sebuah Desa Harapan Jaya, seperti yang kita ketahui bahwa hanya sedikit pulau di Raja Ampat yang berpenghuni, desa ini merupakan salah satu tempat yang sering dikunjungi wisatawan karena tempat ini sudah mulai tersohor bagi para petualang untuk menginap.

Suasana Tempat Kami Menginap







Kelucuan yang saya temui adalah ada Kios Wakatobi di Raja Ampat :D





Sebelum masuk ke pembahasan, baiknya saya menyinggung sedikit tentang Desa tempat kami menginap, setelah berlayar sekitar hampir 6 jam saya dan beberapa teman sampai di sebuah Desa Harapan Jaya, seperti yang kita ketahui bahwa hanya sedikit pulau di Raja Ampat yang berpenghuni, desa ini merupakan salah satu tempat yang sering dikunjungi wisatawan karena tempat ini sudah mulai tersohor bagi para petualang untuk menginap.









Desa Harapan Jaya terletak di Distrik Misool Selatan, untuk ke sini anda bisa menyewa kapal atau naik kapal  Ferry, informasi terakhir kapal Ferry hanya berlayar 2x Seminggu setiap Selasa dan Sabtu dengan tarif minimal Rp. 200rb-an, untuk harga penginapan di sini sekitar 400-700rb Per Malamnya, anda bias memilih menginap di Desa bersama warga atau di penginapan tersendiri, namun jika ke sini anda wajib berkeliling desa melihat aktifitas warga.

Satu-Satunya Mesjiddi Desa Harapan Jaya





Seperti yang sudah saya singgung diatas, nama Misool mungkin terdengar sangat asing di telinga anda namun jika saya berkata Raja Ampat, anda sudah pasti tau semua, ya, Misool terletak di Raja Ampat Selatan yang merupakan satu dari empat pulau terbesar di Kepulauan Raja Ampat, Provinsi Papua Barat, Papua. Misool berbatasan langsung dengan Laut Seram dan perairan laut lepas yang menjadi jalur lintas hewan besar termasuk paus dan hewan laut lainnya, berikut beberapa tempat yang saya kunjungi saat di Misool.


Petualangan kali ini makin seru karena bareng Ratunya Traveling Indonesia Marischka Prudence

1. Danau Ubur-Ubur Lenmakama.


Sama halnya dengan di Kakaban Kepulauan Derawan, Misool juga mempunyai danau dimana ubur-uburnya yang tidak menyengat, perbedaannya adalah lebih banyak spesiesnya di kakaban, namun di Misool hanya terdapat sedikit spesies namun mempunyai jumlah yang sangat banyak, selain jumlah ubur-uburnya dikabarkan bahwa di Misool ini terdapat sekitar 11 danau yang serupa , namun hanya 2 tempat yang bisa diakses Lenmakama tempat yang saya kunjungi dan Karawapu, setidaknya itulah yang dikatakan penduduk lokal.


Bukit batuan karst yang terjal dan tajam harus dipanjati demi menuju lokasi



Jangan lupa membawa sarung tangan karena batu-batu disini sangat runcing



Ribuan ubur-ubur memenuhi danau seakan-akan menyambut kedatangan kami 






JUMP!!!

Tragedi Go Pro Ketinggalan di Desa, akhirnya minta foto teman :D
Pict by; @Ulan9985


Di sini anda bisa berenang dan bermain bersama ubur-ubur tanpa khawatir dengan sengatan mereka, namun saya menyarankan agar tidak sering dan lama menyentuh mereka apalagi jika anda mengangkat ubur-ubur tersebut ke atas air, lebih baik biarkan mereka berenang di danau tersebut tanpa harus terganggu dengan keberadaan kita.

2. Gamfi






      
   Iseng-iseng mencari nama Gamfi di internet ternyata informasi tentang pulau ini sangat minim, mungkin saya salah satu orang yang beruntung bisa menikmati keindahan pulau kecil namun keindahannya tak kalah dengan pulau-pulau di Raja Ampat lainnya, sama seperti yang lainnya, batu-batu karst mendominasi tempat ini, namun menurut saya batu-batu karst di sini lebih runcing, lecet dibeberapa bagian tubuh tidak dapat dihindari, entah masalah batu atau saat itu saya terlalu bersemangat mengikuti jalur penduduk lokal yang menggunakan jalur pintas namun terjal.
















1.      3. Puncak Harfat (Harfat Peak)



    Saya bisa bilang mustahil jika anda ke sini tidak terpesona dengan keindahan salah satu surga yang terletak di Tenggara Misool ini, Harfat Poin namanya, Harfat berasal dari nama penemunya sepasang suami istri yang bernama HArun dan FATimah ditahun 2012, hingga sekarang saya mendapat kabar sepasang suami istri ini masih tinggal tak jauh dari Harfat poin ini.








Seperti halnya naik gunung, untuk mencapai puncaknya anda harus mendaki terlebih dahulu, untungnya jalan menuju Puncak di beberapa titik sudah diberikan tangga, tapi tetap anda harus berhati-hati saat mendaki dan jangan lupa tetap gunakan alas kaki untuk mendaki terutama sarung tangan, karena anda akan menaiki hingga memanjat bebatuan karst yang tajam.



Dipuncak HArfat terdapat beberapa titik yang bisa dibilang “Bangus Banget” yang akan membuat anda menahan nafas sejenak melihat keindahannya, apalagi untuk anda abadikan dan dijamin akan membuat teman-teman anda iri, seperti salah satu komentar seorang teman, dia berkata bahwa saya seperti masuk ke dalam lukisan, ya, memang saya akui ini adalah ciptaan Tuhan terindah yang pernah saya lihat.







Om Tinus lagi Pose




Foto lucu2xan bareng Pru 

To be Continued... 
(Next-SURGA ITU BERNAMA RAJA AMPAT (Episode 2 - Misool Chapter 2)

FYI: 

  • Untuk ke Misool anda harus menaiki pesawat menuju SOrong Papua Barat terlebih dahulu.
  • Dari Sorong terdapat 2 pilihan yang pertama menaiki kapal Ferry menuju Desa Harapan Jaya dengan durasi waktu 6-8 jam, namun saya mendapat kabar kapal ke Desa Harapan Jaya hanya sekali seminggu atau bisa juga dua kali seminggu dengan tariff sekitar Rp. 250.000 – 300.000 , jika menggunakan kapal ini anda harus menginap seminggu agar bisa kembali ke Sorong.
  • Alternatif lain anda bisa menyewa kapal Pribadi dengan lama perjalanan 4-6 jam (tergantung kondisi gelombang), saya tidak bisa memastikan harga sewa kapal karena bisa berubah-ubah, namun saya sarankan anda untuk traveling sekitar 20 orang agar bisa menekan harga sewa kapal yang lumayan tinggi per harinya.
  • Penting untuk diketahui bahwa ada istilah bernama Sasi yang berarti larangan untuk mengambil sumber daya tertentu dan di waktu tertentu pula, setiap daerah berbeda-beda waktu dan sumber daya yang diambil, ini dilakukan agar kelestarian alam terutama terumbu karang dan biota laut di Raja Ampat dapat terjaga.
  • Untuk penginapan anda bisa menghubungi Amar di 0811486263 (bisa sekalian sewa kapal).







4 comments: