Saturday, May 21, 2016

SURGA ITU BERNAMA RAJA AMPAT (Episode 2-Chapter2)

 Misool (Episode 2-Chapter2)

Setelah pada chapter 1 saya membahas tentang Danau Ubur-Ubur Lenmakama, Gamfii dan HArfat Peak, sekarang petualangan akan berlanjut ke beberapa tempat berikutnya yang tak kalah indahnya dari artikel sebelumnya, pada artikel ini saya akan membahas 4 tempat terakhir yang saya kunjungi saat berpetualang ke Raja Ampat di akhir tahun kemarin.


      1. Balullol


Tempat lain yang saya kunjungi  adalah Balbulol, namanya memang unik namun  tempat ini mempunyai keunikan lain yaitu batu-batu karst yang menyerupai pohon natal atau juga topi para penyihir di dongeng-dongeng, seakan-akan ada yang sengaja mengukirnya hingga menjadi seperti itu, disini anda bisa berenang diantara batu-batu karts yang menjulang tinggi.


Batuan Karts Menyerupai Pohon Natal menjadi Ciri Khas Tempat ini







Jika ke Misool saya menyarankan anda datang ke tempat ini, saat pertama kali saya melihat tempat ini saya benar-benar merasa masuk ke dunia baru, batu besar membentang disekitar kami, saat sampai di batu berbentuk pohon natal seperti yang saya tulis di atas, maka anda wajib merasakan sensasi berenang diantara bebatuan tersebut, saya sarankan anda terus berenang ke arah belakang bebatuan berbentuk pohon natal tersebut, di sana anda akan bertemu dengan Jacuzzi yang terbuat dari alam.








Selain Menikmati Pemandangan, Anda Juga Bisa Menikmati Sensasi Berenang Di sini


2. Goa Putri Termenung
Pada intinya tempat ini adalah Goa batuan kapur, namun yang membuat unik adalah salah satu batuan yang menyerupai Seorang Putri yang sedang duduk termenung, mungkin karena melihat batu kapur inilah yang membuat orang yang pertama kali menemukan menamakannya dengan Goa Putri Termenung, seperti halnya di daerah lain di Indonesia yang selalu ada cerita dibalik sesuatu yang unik dari alam, namun hingga saat ini saya belum menemukan cerita ataupun mitos dibalik Goa ini baik dari internet ataupun penduduk setempat, mungkin saat orang pertama menemukan goa ini dan melihat batu tersebut menyerupai seorang wanita yang sedang duduk termenung karena itu diberi nama Goa Putri Termenung.



Untuk sampai ke Goa Putri Termenung Anda Harus Melalui Rintangan Seperti ini










Saat memasuki goa anda akan dikejutkan oleh burung-burung wallet yang terbang keluar Goa, memang di beberapa titik saya menemukan sarang burung wallet yang menempel di dinding goa, Stalaktit dan Stalaknit juga banyak di sini, tapi saya melarang keras anda menyentuh mereka.








      3. Goa Keramat

Dari namanya saja saya sudah ngeri bercampur penasaran dengan goa ini, sekeramat apakah dia? Itu pertanyaan yang muncul dari benak saya dan benar saja, saat mau memasuki goa ini terlebih dahulu harus melewati dan “minta izin” atau mungkin mendo'akan kepada 2 makam dipintu goa tersebut.



Makam Di pintu Masuk Goa Keramat Yang Merupakan Makam Penyebar Islam Pertama Di Misool
Pict by: @ivan_marthinus
Ada 1 keunikan dari Goa ini, dimana tepat pada atas pintu Goa terdapat tulisan berlafaskan Allah, ya, Goa ini merupakan awal dari perkembangan Islam di Raja Ampat dan 2 makam di atas adalah sepasang suami istri yang dulunya tinggal di sana dan merupakan orang yang pertama kali menyebarkan Islam di Raja AMpat, hingga sekarang masyarakat muslim Raja Ampat selalu menyempatkan diri mengunjungi makam ini sebelum menunaikan Ibadah Haji ke Tanah Suci.



Pintu Masuk Goa Keramat


Lafaz Allah di Pintu Goa Membuktikan Kekuasaan-Nya
Perjalanan di Goa ini tak hanya berakhir di pintu Goa, di dalam sana masih ada misteri yang tersimpan, jika bayangan anda saat saya masuk ke goa ini adalah berjalan adalah salah, yup untuk masuk ke dalam goa ini anda harus berenang mulai pintu depan goa hingga belakang goa.

Pintu Masuk Goa Keramat, Pict By: @ivan_marthinus


Bagi Saya, Goa Keramat adalah Pengalaman Traveling Tergila Dalam Hidup


Panjang goa dari depan hingga belakang hingga sekarang belum ada yang memastikan, namun untuk menuju pintu belakang anda harus berenang kira-kira selama 30-45 menit mulai dari tempat yang masih ada cahaya hingga gelap gulita, saya menyarankan agar anda membawa senter yang tahan air dan peralatan snorkling atau free dive lengkap dan saya juga sarankan agar memakai life vest jika tidak kuat berenang lama, minimal ini akan sangat membantu saat anda sudah lelah dan ingin beristirahat sebentar karena disepanjang goa akan susah menemukan tempat kering untuk beristirahat.




Sampai di ujung goa perjalanan belum berakhir, anda hanya menemukan hutan belantara diujungnya, namun jangan kecewa jika anda berjalan lagi menyusuri hutan tersebut dibalik hutan sudah menunggu sebuah danau yang luar biasa indahnya.

Danau di tengah Goa Keramat, aslinya jauh lebih bagus dari ini

Danau di Ujung Goa Keramat Pict By: @ulan99 
Danau di Ujung Goa Keramat

      4.  Yapap








Tempat ini sengaja saya letakkan di terakhir karena ke tempat inilah tujuan utama saya ke Misool, nafas saya benar-benar terhenti sejenak saat melihat gugusan bebatuan di ujung sana di atas kapal, sontak saat membuang nafas tanpa basa basi tangan menggenggam kamera bersiap membidik pecahan surga di ujung sana.













Mungkin Tuhan benar-benar sedang bahagia saat menciptakan Papua, dan sangat bahagia saat menciptakan Yapap, batuan Karst disini sungguh luar biasa, seperti sedang mengambang di atas air, airnya pun bening dan tenang seakan seperti kaca yang membentang luas di bawah kapal kami, memang Tuhan sengaja menurunkan sedikit pecahan surganya ke bumi agar kita manusia mempercayai Dia benar-benar ada.









Sekian sedikit sharing dari saya tentang Misool Raja Ampat, sungguh petualangan terbaik dalam hidup saya yang nantinya akan saya ceritakan ke anak cucu nanti, namun saya menyarankan aagar jadikan Misool menjadi destinasi “puncak” dalam hidup anda karena bagi saya dan teman-teman yang hobi traveling, Misool adalah tempat terbaik yang pernah saya kunjungi.



FYI: 

  • Untuk ke Misool anda harus menaiki pesawat menuju SOrong Papua Barat terlebih dahulu.
  • Dari Sorong terdapat 2 pilihan yang pertama menaiki kapal Ferry menuju Desa Harapan Jaya dengan durasi waktu 6-8 jam, namun saya mendapat kabar kapal ke Desa Harapan Jaya hanya sekali seminggu atau bisa juga dua kali seminggu dengan tariff sekitar Rp. 250.000 – 300.000 , jika menggunakan kapal ini anda harus menginap seminggu agar bisa kembali ke Sorong.
  • Alternatif lain anda bisa menyewa kapal Pribadi dengan lama perjalanan 4-6 jam (tergantung kondisi gelombang), saya tidak bisa memastikan harga sewa kapal karena bisa berubah-ubah, namun saya sarankan anda untuk traveling sekitar 20 orang agar bisa menekan harga sewa kapal yang lumayan tinggi per harinya.
  • Penting untuk diketahui bahwa ada istilah bernama Sasi yang berarti larangan untuk mengambil sumber daya tertentu dan di waktu tertentu pula, setiap daerah berbeda-beda waktu dan sumber daya yang diambil, ini dilakukan agar kelestarian alam terutama terumbu karang dan biota laut di Raja Ampat dapat terjaga.
  • Untuk penginapan anda bisa menghubungi Amar di 0811486263 (bisa sekalian sewa kapal).



No comments:

Post a Comment