Sunday, August 6, 2017

Mutiara Hitam Ambon dan Surga Putih Kei (Ambon Black Diamond and Kei White Paradise) Part 2 : Kei



Setelah pada artikel yang lalu kita membahas tentang Ambon dan sekitarnya, saat ini saya akan mengajak anda yang sudah dari tahun 2013 saya mengetahui tempat ini namun baru beberapa tahun setelah itu kesampaian, saat ini saya akan memperkenalkan anda sebuah tempat yang menurut saya masih jarang diketahui orang, Kepulauan Kei.

Bair Island, People Say Bair is The Little Raja Ampat

Kepulauan Kei berada di Kabupaten Maluku Tenggara, dari kota Ambon anda harus naik pesawat lagi menuju Bandara Dumatuban, Langgur, Tual (LUV) , nama Kei mungkin sedikit familiar di telinga anda, ya, John Kei, yang beberapa waktu yang lalu sering muncul di media massa, memang beliau berasal dari daerah ini dan siapa sangka, menurut saya tempat kelahiran John Kei mempunyai keindahan yang luar biasa.

Okey, tanpa banyak basa basi langsung saja saya berikan list yang direkomendasikan untuk dikunjungi di Kepulauan Kei:


1. Pantai Panjang (Ngorbloat)

Destinasi selanjutnya adalah Pantai Ngorbloat atau lebih familiar dengan nama Pantai Panjang , Pantai Panjang terletak tak jauh dari pusat kota Langgur, tepatnya di Desa Ngilngof, ke lokasi ini cukup mudah, anda bisa menggunakan angkot ke sana, pantai ini merupakan salah satu destinasi unggulan dari Maluku, air laut berwarna biru dan pasirnya berwarna putih serta dihiasi pohon kelapa yang berbaris rapi di bibir pantai seakan menambah keindahan dari pantai ini. keunikan pantai ini adalah terletak pada pasir putihnya yang sangat halus seperti tepung, Pasir putih di pantai ini masuk salah satu yang terhalus di Asia bahkan dunia.

You can get this beautiful sunset in Panjang Beach
Run Kids Run!!!









Sama halnya dengan Goa Hawang diatas, tempat ini adalah destinasi favorit juga bagi warga Tual dan sekitarnya, disini anda bisa mandi di pantai, bermain-main atau sekedar bermalas-malasan duduk di pantai sambal menikmati kelapa muda yang dijual disepanjang bibir pantai, tapi saya sangat menyarankan anda ke pnatai ini di sore hari, menurut saya sunset di pantai ini salahsatu yang terbaik yang pernah saya lihat.


2. Goa Hawang (-5.757942, 132.690548 )
Goa Hawang terletak di Desa Letvuan, sekitar 15 km dari Tual, Keunikan Goa ini adalah mempunyai air yang sangat jernih didalamnya, saat kami datang, Goa ini dipenuhi dengan keluarga-keluarga, sepertinya Goa ini menjadi lokasi rekreasi bagi warga sekitar.









Namun siapa sangka dibalik keindahannya Goa ini mepunyai kisah mistis dan misteri, menurut Bahasa setempat, Hawang berarti Arwah, masyarakat sekitar percaya bahwa Goa tersebut banyak dihuni oleh arwah-arwah, ada pula versi lain dari misteri Goa Hawang, singkat cerita dahulu kala seorang pria dan anjingnya setelah berburu meminum air Goa ini, namun setelah meminum air tersebut entah kenapa mungkin karena rasanya yang pahit sang pria mengeluarkan sumpah serapahnya, tak lama setelah itu sang pria dikutuk menjadi batu, ternyata cerita orang dikutuk menjadi batu bukan hanya cerita Malin Kundang, Goa Hawang pun punya cerita yang serupa tapi tak sama.



Kolam dari Goa ini kabarnya langsung terhubung ke mata air melalui sungai dibawah tanah, diujung goa terdapat lobang yang dapat anda telusuri bagi pencinta Diving, kabarnya jika berenang terus ke dalam akan tembus ke sisi lain dari Goa.



3. Pulau Adranan

Destinasi berikutnya adalah Pulau Adranan, pulau berpasir putih ini adalah pulau kosong tanpa penduduk dan tidak terlalu luas juga, kegiatan disini tak jauh-jauh dari bermain pasir dan air laut,berenang dipantai atau sekedar malas-malasan, waktu saya k sini tepat saat matahari akan terbenam, foto-foto silhouette pun menjadi solusi pada saat seperti ini.


Thanks For This Beautiful Picture Bro Ivan Martinus


Untuk posisi tepat pulau ini saya tidak dapat memastikan, di aplikasi map juga tidak terlihat, namun dari info yang saya dapatkan lokasi pulau ini tak jauh dari Kei Kecil kea rah utara, walau pulau ini sulit ditemukan di peta namun cukup terkenal di sana.

4. Pulau Bair
Selain pantai panjang, nama Bair akhir-akhir ini sering terdengar jika ada destinasi ke Kei, banyak yang bilang Pulau Bair adalah Raja Ampatnya Maluku, walau tidak banyak pulau kecilnya, namun bagi saya, Bair memberikan kesan tersendiri dan mempunyai perbedaan dengan Raja Ampat.




A piece of Raja Ampat





Saat memasuki Pulau Bair anda akan disuguhi tingginya tebing di kanan dan kiri anda dan pulau ini juga mempunyai 2 teluk dengan air yang sangat jernih berwarna kombinasi biru kehijauan, selain kegiatan basaha-basahan anda juga bisa melihat keindahan pulau ini dari ketinggian, namun anda harus berkorban dan mengeluarkan keringat dulu untuk melihat Bair dari ketinggian, sebelumnya anda harus memanjat tebing yang lumayan tinggi dan saya sangat menyarankan anda untuk memakai sandal/sepatu untuk memanjat dan yang terpenting memakai sarung tangan, jika tidak, bakalan ada kenang-kenangan tanda luka karena bukit batu disini lumayan curam dan tajam.
Untuk Mencapai Puncak Anda Harus Memanjat Tebing Curam Seperti ini
You must climb the rock like in the picture if you want go to the top  



5. Ohoidertawun
Disaat awal mendengar nama pantai ini saya sempat susah melafalkan namanya, mungkin kejadian yang sama akan terjadi pada anda saat awal mendengarnya, Ohoidertawun memang nama yang unik, selain keunikan namanya pantai ini juga menyuguhkan keindahan yang luar biasa.




Perjalanan dari pusat kota Tual menuju pantai ini sekitar 30 menit menggunakan kendaraan roda 4, Tipe Pantai ini merupakan pantai yang landai dan tenang, namun bukan hanya pantainya saja yang menjadi daya Tarik, namun kehalusan dari pasir pantainya yang menurut saya pasir terhalus yang pernah saya temui, berjalan di sini serasa berjalan diatas tepung.

The Smooth Sand



Sun , Sand and Beach... Perfecto




Selain kehalusan pasir pantainya disaat surut pantai ini seketika menjadi hamparan pasir yang luas, saking luasnya anda bisa bermain bola lapangan besar di sini, menurut perkiraan saya jaraknya bisa sekitar 1 km dari pinggir pantai.


When ebb tide, the beach is ghrowing up until 1-1.5 km








Nah ada 1 lagi keunikan pantai ini, mugkin ini masih jarang dibahas di media-media, disaat ke sana saya diajak ke sebuah gua peninggalan sejarah yang hingga saat ini masih menjadi misteri, info yang saya dapatkan dari Kak Ella dan Bang Boy guide kami saat di sana mengatakan bahwa lukisan-lukisan tersebut berasal dari zaman Megalitik, , banyak peneliti yang datang dari penjuru dunia, namun sampai sekarang masih banyak misteri yang belum terungkap terutama sudah berapa lama umur dari lukisan-lukisan tersebut.





Cave Painting 



Tak mudah menuju gua ini, dari pantai awal kami datang berjalan ke arah kanan sekitar 1 km, beberapa titik anda harus berjalan menaiki batu karang dan menyeberangi sungai, saat surut sekitar sepinggang orang dewasa, cukup deg-degan saat itu karena saya juga membawa kamera, bakalan repot jika ada kejadian tas kamera nyemplung ke air laut.




Saat sampai di gua tersebut anda akan disuguhi dengan banyaknya lukisan-lukisan kuno, menurut Kak Ella ada sekitar 400 lebih lukisan tersebar disepanjang gua, posisi gua ini terletak di dinding-dinding tebing, untuk melihat dari dekat anda harus memanjat tebing terlebih dahulu, tapi jangan khawatir penduduk local sudah menyediakan tangga super panjang untuk anda.





6. Ngurtafur (-5.812621, 132.595849)


Aerial Photo By @ichan.ichsan


Nah Pulau terakhir yang saya bahas adalah Pulau Ngurtafur, hampir saja kami tidak jadi ke Pulau ini karena dapat kabar sedang Sassi*, namun setelah nekat ke sana dan menemui orang yang di tuakan di Desa setempat, akhirnya kami diberikan ijin untuk masuk ke sini, dan ternyata Sassi hanya gossip, we’re very lucky guys!!!




Untuk menuju pulau ini dari Kei Kecil anda harus ke Pelabuhan dan menyewa kapal terebih dahulu, jika menggunakan speed boat dari pelabuhan sekitar 30-45 menit menuju Pulau tersebut, keistimewaan pantai ini adalah hamparan pasirnya yang memanjang menjorok ke laut sepanjang sekitar 2km, lumayan untuk menguras keringat dan menguruskan badan jika anda berjalan dari ujung ke ujung, air lautnya??? Lihat aja di foto, jernih dan biru, anda bisa berenang, snorkeling ataupun sekedar berjemur di sini, jangan lupa bawa kamera underwater klo ke sini.


Beach, Playing, Laugh and Repeat...

The Kids are really Curious with aerial video 


Pulau ini sering kedatangan burung pelican dari Australia, jika beruntung anda akan bertemu dan bisa bermain-main dengan mereka, saya juga mendapat info di sana juga ada Tabob kata penduduk local, setelah saya cari info ternyata Penyu Belimbing, sayang saya tidak bertemu keduanya, tapi sudah menginjakkan kaki di PUlau tersebut sudah cukup bagi saya.



Ok, sekian artikel saya tentang keindahan Maluku, semoga menambah wawasan anda tentang keindahan alam Indonesia,saran saya jangan hanya melihat dan membaca blog saya, sekalian nabung dan berangkat menikmati keindahannya secara langsung.

in frame : Marischka Prudence (IG : @Marischkaprue)
                 Ella Hapsari (IG: @ellahapsari)
Aerial Picture by : Ican (IG: @ichan.ichsan)
Some Beautiful Picture Taken By : Ivan Martinus.
And Don't Forget, Follow My Instagram - @hapotret ;)

Fyi
-          Kepulauan Kei terdiri dari 2 Pulau inti, Kei Besar dan Kei Kecil, untuk ke sini dari kota Asal anda harus menuju Ambon terlebih dahulu, lalu menyambung pesawat ke Kota Tual dengan penerbangan sekitar 1.5 Jam
+    Kei Islands consist of 2 Big Islands, Kei Besar & Kei Kecil Island, if you wanna know how to this island, you must flight to Ambon City and then contiune the flight to Tual City.
-          Untuk ke Ngurtafur anda harus menyewa kapal dari pelabuhan Debut, sewa kapal sekitar Rp. 750.000-1.500.000,-  seharian tergantung kapasitas.
+    If you want go to Ngurtafur Island you must rent a speed boad to local people from Debut Port (Rent Price: Rp. 750.000-1.500.000/Day) 
-          Saya sangat menyarankan anda membawa sun block, penutup kepala dan kaca mata hitam jika ke sini, jangan sampai senasib dengan saya yg udah gosong makin gosong pulang dari sana, berujung malapetakan dimarahin Ibu saat sampai di rumah hahaha
+   Please don't forget to bring your hat or sun block, because the sun in this island really strong.
-        Selain item2x diatas, sangat disarankan juga membawa makan dan minum sendiri, karena untuk pariwisata fasilitas di tempat wisata Kei ini masih sangat minim.
+   Bring your snack or drink because really difficult to find a restaurant or coffee shop in that island besides Tual City










1 comment:

  1. Halo mas.. salam kenal saya Fia.
    Saya ada rencana ke pulai Kei akhir Februari 2018.
    Kalau boleh tau waktu ke sini backpacker atau ikut trip ya?
    Kalau ikut trip, boleh tau ikut trip apa?
    thank you :)

    ReplyDelete