Setelah pada artikel yang lalu kita membahas tentang Ambon
dan sekitarnya, saat ini saya akan mengajak anda yang sudah dari tahun 2013
saya mengetahui tempat ini namun baru beberapa tahun setelah itu kesampaian, saat ini saya
akan memperkenalkan anda sebuah tempat yang menurut saya masih jarang diketahui
orang, Kepulauan Kei.
![]() |
| Bair Island, People Say Bair is The Little Raja Ampat |
Okey, tanpa banyak basa basi langsung saja saya berikan list
yang direkomendasikan untuk dikunjungi di Kepulauan Kei:
1. Pantai Panjang (Ngorbloat)
Destinasi selanjutnya adalah Pantai Ngorbloat atau lebih familiar dengan nama Pantai Panjang , Pantai Panjang terletak tak jauh dari pusat kota Langgur, tepatnya di Desa Ngilngof, ke lokasi ini cukup mudah, anda bisa menggunakan angkot ke sana, pantai ini merupakan salah satu destinasi unggulan dari Maluku, air laut berwarna biru dan pasirnya berwarna putih serta dihiasi pohon kelapa yang berbaris rapi di bibir pantai seakan menambah keindahan dari pantai ini. keunikan pantai ini adalah terletak pada pasir putihnya yang sangat halus seperti tepung, Pasir putih di pantai ini masuk salah satu yang terhalus di Asia bahkan dunia.
![]() |
| You can get this beautiful sunset in Panjang Beach |
Sama halnya dengan Goa Hawang diatas,
tempat ini adalah destinasi favorit juga bagi warga Tual dan sekitarnya, disini
anda bisa mandi di pantai, bermain-main atau sekedar bermalas-malasan duduk di
pantai sambal menikmati kelapa muda yang dijual disepanjang bibir pantai, tapi
saya sangat menyarankan anda ke pnatai ini di sore hari, menurut saya sunset di
pantai ini salahsatu yang terbaik yang pernah saya lihat.
Namun siapa sangka dibalik keindahannya Goa ini mepunyai kisah mistis dan misteri, menurut Bahasa setempat, Hawang berarti Arwah, masyarakat sekitar percaya bahwa Goa tersebut banyak dihuni oleh arwah-arwah, ada pula versi lain dari misteri Goa Hawang, singkat cerita dahulu kala seorang pria dan anjingnya setelah berburu meminum air Goa ini, namun setelah meminum air tersebut entah kenapa mungkin karena rasanya yang pahit sang pria mengeluarkan sumpah serapahnya, tak lama setelah itu sang pria dikutuk menjadi batu, ternyata cerita orang dikutuk menjadi batu bukan hanya cerita Malin Kundang, Goa Hawang pun punya cerita yang serupa tapi tak sama.
Kolam dari Goa ini kabarnya langsung terhubung ke mata air melalui sungai dibawah tanah, diujung goa terdapat lobang yang dapat anda telusuri bagi pencinta Diving, kabarnya jika berenang terus ke dalam akan tembus ke sisi lain dari Goa.
3. Pulau Adranan
Saat memasuki Pulau Bair anda akan disuguhi
tingginya tebing di kanan dan kiri anda dan pulau ini juga mempunyai 2 teluk
dengan air yang sangat jernih berwarna kombinasi biru kehijauan, selain kegiatan
basaha-basahan anda juga bisa melihat keindahan pulau ini dari ketinggian,
namun anda harus berkorban dan mengeluarkan keringat dulu untuk melihat Bair
dari ketinggian, sebelumnya anda harus memanjat tebing yang lumayan tinggi dan
saya sangat menyarankan anda untuk memakai sandal/sepatu untuk memanjat dan
yang terpenting memakai sarung tangan, jika tidak, bakalan ada kenang-kenangan
tanda luka karena bukit batu disini lumayan curam dan tajam.
2. Goa Hawang (-5.757942, 132.690548 )
Goa Hawang terletak di Desa Letvuan, sekitar 15 km dari Tual, Keunikan Goa ini adalah mempunyai air yang sangat jernih didalamnya, saat kami datang, Goa ini dipenuhi dengan keluarga-keluarga, sepertinya Goa ini menjadi lokasi rekreasi bagi warga sekitar.
Namun siapa sangka dibalik keindahannya Goa ini mepunyai kisah mistis dan misteri, menurut Bahasa setempat, Hawang berarti Arwah, masyarakat sekitar percaya bahwa Goa tersebut banyak dihuni oleh arwah-arwah, ada pula versi lain dari misteri Goa Hawang, singkat cerita dahulu kala seorang pria dan anjingnya setelah berburu meminum air Goa ini, namun setelah meminum air tersebut entah kenapa mungkin karena rasanya yang pahit sang pria mengeluarkan sumpah serapahnya, tak lama setelah itu sang pria dikutuk menjadi batu, ternyata cerita orang dikutuk menjadi batu bukan hanya cerita Malin Kundang, Goa Hawang pun punya cerita yang serupa tapi tak sama.3. Pulau Adranan
Destinasi berikutnya adalah Pulau Adranan, pulau
berpasir putih ini adalah pulau kosong tanpa penduduk dan tidak terlalu luas
juga, kegiatan disini tak jauh-jauh dari bermain pasir dan air laut,berenang
dipantai atau sekedar malas-malasan, waktu saya k sini tepat saat matahari akan
terbenam, foto-foto silhouette pun menjadi solusi pada saat seperti ini.
Untuk posisi tepat pulau ini saya tidak
dapat memastikan, di aplikasi map juga tidak terlihat, namun dari info yang
saya dapatkan lokasi pulau ini tak jauh dari Kei Kecil kea rah utara, walau
pulau ini sulit ditemukan di peta namun cukup terkenal di sana.
4. Pulau Bair
Selain pantai panjang, nama Bair
akhir-akhir ini sering terdengar jika ada destinasi ke Kei, banyak yang bilang
Pulau Bair adalah Raja Ampatnya Maluku, walau tidak banyak pulau kecilnya, namun
bagi saya, Bair memberikan kesan tersendiri dan mempunyai perbedaan dengan Raja
Ampat.
| Untuk Mencapai Puncak Anda Harus Memanjat Tebing Curam Seperti ini You must climb the rock like in the picture if you want go to the top |
5. Ohoidertawun
Disaat awal mendengar nama pantai ini saya
sempat susah melafalkan namanya, mungkin kejadian yang sama akan terjadi pada
anda saat awal mendengarnya, Ohoidertawun memang nama yang unik, selain
keunikan namanya pantai ini juga menyuguhkan keindahan yang luar biasa.
Perjalanan dari pusat kota Tual menuju
pantai ini sekitar 30 menit menggunakan kendaraan roda 4, Tipe Pantai ini
merupakan pantai yang landai dan tenang, namun bukan hanya pantainya saja yang
menjadi daya Tarik, namun kehalusan dari pasir pantainya yang menurut saya
p asir terhalus yang pernah saya temui, berjalan di sini serasa berjalan diatas tepung.
![]() |
| The Smooth Sand |
![]() |
| Sun , Sand and Beach... Perfecto |
Selain kehalusan pasir pantainya disaat
surut pantai ini seketika menjadi hamparan pasir yang luas, saking luasnya anda
bisa bermain bola lapangan besar di sini, menurut perkiraan saya jaraknya bisa
sekitar 1 km dari pinggir pantai.
![]() |
| When ebb tide, the beach is ghrowing up until 1-1.5 km |
Nah ada 1 lagi keunikan pantai ini, mugkin
ini masih jarang dibahas di media-media, disaat ke sana saya diajak ke sebuah
gua peninggalan sejarah yang hingga saat ini masih menjadi misteri, info yang
saya dapatkan dari Kak Ella dan Bang Boy guide kami saat di sana mengatakan
bahwa lukisan-lukisan tersebut berasal dari zaman Megalitik, , banyak peneliti
yang datang dari penjuru dunia, namun sampai sekarang masih banyak misteri yang
belum terungkap terutama sudah berapa lama umur dari lukisan-lukisan tersebut.
Tak mudah menuju gua ini, dari pantai awal
kami datang berjalan ke arah kanan sekitar 1 km, beberapa titik anda harus
berjalan menaiki batu karang dan menyeberangi sungai, saat surut sekitar sepinggang
orang dewasa, cukup deg-degan saat itu karena saya juga membawa kamera, bakalan
repot jika ada kejadian tas kamera nyemplung ke air laut.
Saat sampai di gua tersebut anda akan
disuguhi dengan banyaknya lukisan-lukisan kuno, menurut Kak Ella ada sekitar
400 lebih lukisan tersebar disepanjang gua, posisi gua ini terletak di
dinding-dinding tebing, untuk melihat dari dekat anda harus memanjat tebing
terlebih dahulu, tapi jangan khawatir penduduk local sudah menyediakan tangga
super panjang untuk anda.
Nah Pulau terakhir yang saya bahas adalah
Pulau Ngurtafur, hampir saja kami tidak jadi ke Pulau ini karena dapat kabar
sedang Sassi*, namun setelah nekat ke sana dan menemui orang yang di tuakan di
Desa setempat, akhirnya kami diberikan ijin untuk masuk ke sini, dan ternyata
Sassi hanya gossip, we’re very lucky guys!!!
Untuk menuju pulau ini dari Kei Kecil anda
harus ke Pelabuhan dan menyewa kapal terebih dahulu, jika menggunakan speed
boat dari pelabuhan sekitar 30-45 menit menuju Pulau tersebut, keistimewaan
pantai ini adalah hamparan pasirnya yang memanjang menjorok ke laut sepanjang
sekitar 2km, lumayan untuk menguras keringat dan menguruskan badan jika anda
berjalan dari ujung ke ujung, air lautnya??? Lihat aja di foto, jernih dan
biru, anda bisa berenang, snorkeling ataupun sekedar berjemur di sini, jangan
lupa bawa kamera underwater klo ke sini.
![]() |
| Beach, Playing, Laugh and Repeat... |
| The Kids are really Curious with aerial video |
Pulau ini sering kedatangan burung pelican
dari Australia, jika beruntung anda akan bertemu dan bisa bermain-main dengan
mereka, saya juga mendapat info di sana juga ada Tabob kata penduduk local,
setelah saya cari info ternyata Penyu Belimbing, sayang saya tidak bertemu
keduanya, tapi sudah menginjakkan kaki di PUlau tersebut sudah cukup bagi saya.
Ok, sekian artikel saya tentang keindahan
Maluku, semoga menambah wawasan anda tentang keindahan alam Indonesia,saran
saya jangan hanya melihat dan membaca blog saya, sekalian nabung dan berangkat
menikmati keindahannya secara langsung.
in frame : Marischka Prudence (IG : @Marischkaprue)
Ella Hapsari (IG: @ellahapsari)
Aerial Picture by : Ican (IG: @ichan.ichsan)
Some Beautiful Picture Taken By : Ivan Martinus.
And Don't Forget, Follow My Instagram - @hapotret ;)
Some Beautiful Picture Taken By : Ivan Martinus.
And Don't Forget, Follow My Instagram - @hapotret ;)
Fyi
-
Kepulauan Kei terdiri dari 2 Pulau inti, Kei
Besar dan Kei Kecil, untuk ke sini dari kota Asal anda harus menuju Ambon
terlebih dahulu, lalu menyambung pesawat ke Kota Tual dengan penerbangan
sekitar 1.5 Jam
+ Kei Islands consist of 2 Big Islands, Kei Besar & Kei Kecil Island, if you wanna know how to this island, you must flight to Ambon City and then contiune the flight to Tual City.
+ Kei Islands consist of 2 Big Islands, Kei Besar & Kei Kecil Island, if you wanna know how to this island, you must flight to Ambon City and then contiune the flight to Tual City.
-
Untuk ke Ngurtafur anda harus menyewa kapal dari
pelabuhan Debut, sewa kapal sekitar Rp. 750.000-1.500.000,- seharian tergantung kapasitas.
+ If you want go to Ngurtafur Island you must rent a speed boad to local people from Debut Port (Rent Price: Rp. 750.000-1.500.000/Day)
+ If you want go to Ngurtafur Island you must rent a speed boad to local people from Debut Port (Rent Price: Rp. 750.000-1.500.000/Day)
-
Saya sangat menyarankan anda membawa sun block,
penutup kepala dan kaca mata hitam jika ke sini, jangan sampai senasib dengan
saya yg udah gosong makin gosong pulang dari sana, berujung malapetakan
dimarahin Ibu saat sampai di rumah hahaha
+ Please don't forget to bring your hat or sun block, because the sun in this island really strong.
+ Please don't forget to bring your hat or sun block, because the sun in this island really strong.
- Selain item2x diatas, sangat disarankan juga
membawa makan dan minum sendiri, karena untuk pariwisata fasilitas di tempat
wisata Kei ini masih sangat minim.
+ Bring your snack or drink because really difficult to find a restaurant or coffee shop in that island besides Tual City
+ Bring your snack or drink because really difficult to find a restaurant or coffee shop in that island besides Tual City















































Halo mas.. salam kenal saya Fia.
ReplyDeleteSaya ada rencana ke pulai Kei akhir Februari 2018.
Kalau boleh tau waktu ke sini backpacker atau ikut trip ya?
Kalau ikut trip, boleh tau ikut trip apa?
thank you :)